- USB Flashdisk adalah sebuah jalur koneksi elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segalam macam device yang bersifat eksternal. Saat ini USB Flashdisk lebih populer dibandingkan dengan disket. Karena bentuk nya yang kecil, unik, juga kapasitas yang sudah mencapai Gigabyte, orang sekarang lebih banyak menggunakan USB Flashdisk.
masa-masa SMP :) tapi sedikit membawa bencana. ahahaha
Oktober 15, 2012
Perbedaan antara Disket dan USB Flashdisk
- Disket adalah media tempat penyimpanan untuk PC dan terbuat dari lempeng palstik yang berbentuk bundar, dimana pada permukaannya dilapisis oleh magnetic sebagai tempat untuk penyimpanan data pada guratan-guratan data. Disket juga merupakan media penyimpanan pertama yang diciptakan manusia, namun dengan kapasitas yang hanya terbatas yaitu 2 MB.
- USB Flashdisk adalah sebuah jalur koneksi elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segalam macam device yang bersifat eksternal. Saat ini USB Flashdisk lebih populer dibandingkan dengan disket. Karena bentuk nya yang kecil, unik, juga kapasitas yang sudah mencapai Gigabyte, orang sekarang lebih banyak menggunakan USB Flashdisk.
- USB Flashdisk adalah sebuah jalur koneksi elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segalam macam device yang bersifat eksternal. Saat ini USB Flashdisk lebih populer dibandingkan dengan disket. Karena bentuk nya yang kecil, unik, juga kapasitas yang sudah mencapai Gigabyte, orang sekarang lebih banyak menggunakan USB Flashdisk.
Cara Kerja pada Flashdisk
Flashdisk sangat sering digunakan oleh rata-rata manusia pada saat ini. Flashdisk juga sering disebut sebagai USB drive, pen drive dan pocket drive. Dalam perangkat ini tertanam controller dan memori penyimpanan data yang bersifat non-volatile atau tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit jika dibandingkan dengan hardisk. Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang bekerja secara mekanik.
Flashdisk ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta dapat dibaca dan ditulisi dengan mudah. Kapasitas yang tersedia untuk USB flashdisk ada dari 64 megabyte hingga 512 gigabyte. Besar kecil nya kapasitas media ini tergantung pada teknologi memori flash yang digunakan. Namun, flashdik juga memiliki umur penyimpanan data yang singkat. Biasanya ketahanan data pada flashdisk rata-rata sampai 5 tahun. Hal ini disebabkan oleh memori flash yang digunakan tidak bertahan lama. Dibandingkan dengan hardisk yang memiliki ketahanan data hingaa 12 tahun, CD/DVD berkualitas baik dan mempunyai merek yang terkenal, dapat bertahan selama 15 tahun jika cara penyimpanan nya benar.
Flashdisk ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta dapat dibaca dan ditulisi dengan mudah. Kapasitas yang tersedia untuk USB flashdisk ada dari 64 megabyte hingga 512 gigabyte. Besar kecil nya kapasitas media ini tergantung pada teknologi memori flash yang digunakan. Namun, flashdik juga memiliki umur penyimpanan data yang singkat. Biasanya ketahanan data pada flashdisk rata-rata sampai 5 tahun. Hal ini disebabkan oleh memori flash yang digunakan tidak bertahan lama. Dibandingkan dengan hardisk yang memiliki ketahanan data hingaa 12 tahun, CD/DVD berkualitas baik dan mempunyai merek yang terkenal, dapat bertahan selama 15 tahun jika cara penyimpanan nya benar.
Komponen-Komponen dalam Floppy Disk
Beberapa komponen-komponen dalam floppy disk :
- Write-protectab
- Hub
- Shutter
- Plastic Housting
- Paper Ring
- Magnetic Disk
- Disk Sector
Magnetic Tape
Perbedaan antara CD-ROM, DVD-ROM, dan BLU-RAY
- CD-ROM
CD-ROM atau Compact Disc Read Only Memory berbentuk sebuah piringan yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700 MB atau 700 juta bita. CD-ROM adalah salah satu bagian dari hardware komputer yang berfungsi hanya untuk membaca file yang terdapat dalam CD saja.
- DVD-ROM
DVD-ROM adalah salah satu bagian hardware komputer yang berfungsi hanya untuk membaca file yang terdapat didalam CD dan DVD saja. DVD mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dari pada Compact Disc sementara memiliki dimensi yang sama.
- BLU-RAY
BLU-RAY adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video dengan definisi tinggi. Nama BLU-RAY diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram BLU-RAY dapat menyimpan data yang lebih banyak dibandingkan dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek dibandingkan laser merah 650 nm yang dipakai DVD dan CD. BLU-RAY dapat menyimpan 25 GB pda setiap lapisannya dibandingkan dengan 4.7 GB pada DVD.
Perkembangan USB pada Tahun 1996, 2000, dan 2010
USB dalam bahasa inggris berarti Universal Serial Bus sedangkan dalam bahasa indonesia berarti Bus Beruntut Semesta. USB adalah bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya pada komputer tetapi juga digunakan pada peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel, dan PDA.
USB pada tahun 1996 dengan kecepatan transfer data 1.5 Mbits/s sampai dengan 12 Mbits/s yang dinamakan dengan USB 1.0. kemudian USB tersebut terus berkembang hingga berikutnya dirilis USB 2.0 paada tahun 2000 dengan kecepatannya yang mendukung hingga 480 Mbits/s kemudian dinamakan Hi-Speed. USB 2.0 ini terus mengalami penyempurnaan. Pada tahun 2008 USB 2.0 yang disempurnakan kembali maka muncul USB 3.0 dengan keceptana transfer data dapat mencapai 5 Gbit/s yang disebut sebagai Super-Speed yang menggunakan 4 kabel. Lalu pada tahun 2010 muncul USB 3.0 dengan kecepatan 3.200 Mbits/s dengan kapasitas mulaidari 16 GB menjadi 256 GB. Versi terbaru (hingga Januari 2005) USB adalah versi 2.0. Perbedaan paling mencoloj antara versi baru dan lama adalah kecepatan transfer yang jauh semakin meningkat.
Dengan demikian perbedaan utama yang terdapat pada USB 1.0, 2.0, dan 3.0 adalah pada kecepatan transfer data. Secara teknis juga dari sisi konsumsi daya 1.5V hingga 5V.
USB pada tahun 1996 dengan kecepatan transfer data 1.5 Mbits/s sampai dengan 12 Mbits/s yang dinamakan dengan USB 1.0. kemudian USB tersebut terus berkembang hingga berikutnya dirilis USB 2.0 paada tahun 2000 dengan kecepatannya yang mendukung hingga 480 Mbits/s kemudian dinamakan Hi-Speed. USB 2.0 ini terus mengalami penyempurnaan. Pada tahun 2008 USB 2.0 yang disempurnakan kembali maka muncul USB 3.0 dengan keceptana transfer data dapat mencapai 5 Gbit/s yang disebut sebagai Super-Speed yang menggunakan 4 kabel. Lalu pada tahun 2010 muncul USB 3.0 dengan kecepatan 3.200 Mbits/s dengan kapasitas mulaidari 16 GB menjadi 256 GB. Versi terbaru (hingga Januari 2005) USB adalah versi 2.0. Perbedaan paling mencoloj antara versi baru dan lama adalah kecepatan transfer yang jauh semakin meningkat.
Dengan demikian perbedaan utama yang terdapat pada USB 1.0, 2.0, dan 3.0 adalah pada kecepatan transfer data. Secara teknis juga dari sisi konsumsi daya 1.5V hingga 5V.
Oktober 08, 2012
Komponen-Komponen Hardisk
Bagian-bagian dari hardisk :

- Platter
Platter berbentuk bulat seperti piringan terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut magnetic domain. Platter mempunyai fungsi untuk menyimpan data. Platter memiliki pola-pola magnetis pada sisi permukaannya. Didalam Platter terdapat beberapa track dan beberapa sector yang mempunyai tugas sebagai tempat penyimpanan data dan file system.
- Spindle
Poros tempat untuk meletakkan platter disebut spindle. Pada poros ini mempunyai sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat hardisk yang disebut dengan spindle motor. Spindle berperan dalam menentukan kualitas hardisk, karena semakin cepat putarannya maka semakin bagus kualitas suatu hrdisk.
- Head
Berfungsi untuk membaca semua data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya. Setiap pelat hardisk memiliki 2 buah head. Satu terdapat diatas permukaan dan satunya lagi terdapat pada bawah permukaan. Pada saat hardisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran karena head dapat menggesek piringan hardisk sehinggan akan mengakibatkan bad sector dan juga dapat menimbulkan kerusakan head hardisk sehingga hardisk tidak dapat lagi membaca track dan sector pada hardisk.
- Actuator Axis
Poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar head dapat membaca sector pada hardisk.
- Ribbon Cable
Ribbon cable adalah penghubung antara head dengan logic board, dimana setiap dokumen atau data yang dibaca oleh head akan dikirim ke logic board untuk selanjutnya dikirim ke mother board agar processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang diterima.
- IDE Connector
IDE Connector adalah kabel penghubung antara hardisk dengan mother board untuk mengirim ataupun menerima data. Saat ini hardisk rata-rata sudah menggunakan sistem SATA sehingga tidak memerlukan kabel pita (Cable IDE)
- Settng Jumper
Pada setiap hardisk pasti memiliki setting jumper yang mempunyai fungsi untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut. Bila pada komputer kita dipasanag 2 buah hardisk, maka dengan menyetting setting jumper kita dapat menentukan yang mana hardisk primer dan yang mana hardisk sekunder yang biasanya disebut master dan slave. Master merupakan hardisk utama tempat sistem di instal dan slave adalah hardisk kedua biasanya dibutuhkan untuk tempat penyimpanan dokumen juga data. Bila kita tidak menyetting setting jumper maka hardisk tersebut tidak akan bekerja.
- Power Connector
Power Connector adalah sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply pada hardisk terdapat dua bagian :
1. Tegngan 12 volt, berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan head
2. Tegangan 5 volt, berfungsi untuk mensupply daya pada logic board agar bekerja mengirim dan menerima data.
sumber dari : http://putrasubuh.wordpress.com/2010/06/11/komponen-komponen-penting-dari-hardisk/
Alasan mengapa hardisk yang berkapasitas 40 GB bila diformat kapasitasnya tidak sampai 40 GB
Hardisk yang berkapasitas 40 GB bila di format kapasitas nya tidak sampai dengan 40 GB, mengapa demikian ? karena harus ada track dan sector yang dipakai dalam hardisk untuk menyimpan ID pengenal dari formatting hardisk tersebut.
Ukuran Hardisk yang Biasa Digunakan
Hardisk ialah alat simpan yang pasti ada pada komputer modern. Hradisk juga merupak ruang simpan utama pada komputer. Kapasitas yang terdapat di dalam hardisk ini sangat besar sekali. Semakin besar kapasitas dalam suatu hardisk maka semakin besar pula data yang dapat disimpan di dalam suatu hardisk tersebut. Karena kapasitas nya yang sangat besar itulah, hardisk pada saat ini sudah mulai digunakan oleh manusia baik dalam bentuk internal maupun eksternal.
Beberapa ukuran hardisk yang biasa digunakan :
Beberapa ukuran hardisk yang biasa digunakan :
- 5.25" (130 mm, atau 5.12 inchies)
- 2.5" --> biasa digunakan pada komputer portable dan notebook
- 3.5" (95 mm atau 3.74 inchies) --> biasa digunakan oleh beberapa komputer desktop dan komputer portable, maksimum disknya adalah 11 buah disk
- 1.8"
September 29, 2012
Hardisk ATA, SATA, SCSI dan SAS
- Hardisk ATA
Hardisk ATA atau Advanced Technology Attachment adalah hardisk dengan standar versi terbaru suatu antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus. Banyak produsen disk memiliki rentang disk dengan antar muka EIDE/ATA, disk semacam itu dapat dihubungkan langsung ke bus PCI, yang banyak digunakan pada PC (Personal Computer). Ada beberapa keuntungan pada hardisk ini adalah harganya yang cukup murah, karena penggunaannya di pasaran PC. Salah satu kekurangannya ialah diperlukan kontroler terpisah untuk stiap drive jika dua drive digunakan secara bersamaan untuk meningkatkan performa. ATA masih menggunakan sistem pararel dan sekarang sudah dikenal dengan nama PATA karena pararel penggunaan kabelnya banyak yaitu kabel IDE. ATA dapat mentrasfer data maksimal 133mbps. ATA memiliki panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm). Karena jarak nya pendek itulah ATA hanya cocok digunakan didalam komputer saja.


- Hardisk SATA
Hardisk SATA/Serial Advanced Technology Attachment yaitu hardisk dengan versi serialnya menggunakan kabel tipis yang memiliki total kabel kecil sekitar dua per tiga dari total kabel hardisk dengan tipe EIDE atau ATA disk yang berjumlah 39 pins. SATA mempunyai kecepatan pengiriman data sangat tinggi sehingga bus serial ini mampu melebihi kecepatan bus pararel. SATA memiliki keuntungan yaitu SATA dibuat dengan kemampuan hot-swap sehingga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer. Pemasangan hardisk ini juga mudah tidak perlu membongkar PC dan hanya dengan menghubungkan port USB ke PC dan dapat mentransfer data 480 Mbps.
- Hardisk SCSI
SCSI atau Small Computer System Interface adalah satu set standar untuk menghubungkan secara fisik dan mentransfer data antara komputer dan perangkat periferal. SCSI paling sering digunakan untuk hardisk dan tape drive, tetapi dapat menghubungkan berbagai perangkat lain, termasuk scanner dan CD drive, meskipun tidak semua controller dapat menangani semua perangkat. SCSI mempunyai kecepatan 160 mb per detiknya. Jenis SCSI menggunakan card tersendiri. SCSI biasanya digunakan untuk sistem server, yang menurut kinerja tinggi sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID.
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/SCSI
- Hardisk SAS
SAS merupakan singkatan dari Serial Attached SCSI (SAS) adalah teknologi transfer data yang didesain untuk memindahkan data dari dan ke media penyimpanan pada komputer seperti hard drive. SAS adalah serial protokol point to point yang menggantikan bus SCSI pararel yang muncul pertama kali pada pertengahan 1980 an di pusat data dan menggunakan SCSI standar. Saat ini, SAS lebih rendah dibandingkan dengan implementasi SCSI pararel, tetapi di masa yang akan datanf SAS akan digandakan hingga mencapai kecepatan 6 Gb/s, sehingga memungkinkan banyak transfer data dengan keccepatan tinggi bila dibandingkan dengan yang sudah ada.
Hardisk juga memiliki 3 tipe partisi yaitu :
1. Partisi Primary
Partisi Primary merupakan partisi utama pada hardisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses oleh komputer untuk booting.
2. Partisi Extended
Partisi Extended juga merupakan partisi utama pada hardisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakan nya kita harus dapat menciptakan partisi local terlebih dahulu.
3. Partisi Logical
Partisi Logical merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi extended. Partisi logical dapat menampung berbagai macam file data yang ada.
Langganan:
Postingan (Atom)